"Penyakit" Setiap Datang Bulan

Posted in By wilujeng 1 komentar

"Penyakit" Setiap Datang Bulan "Baru"(Akhir Bulan)
Catatan kecil menunggu hujan



Apa yang ada dalam otak dan otot anda setiap akhir bulan seperti sekarang ini?. Ya setiap bulan pada tanggal 28 atau 29 khusus Februari, atau 30 atau 31. Beragam jawaban yang tentunya pada setiap isi otak akan berbeda jawabannya. Jawaban tesebut tergantung pada berbagai faktor dan instrumen dan macam hal seperti waktu, tempat, kesehatan atau bahkan mungkin penghasilan.

Bila setiap akan datang bulan "baru" sebagian wanita yang ada yang merasa nyeri, Ada yang pusing, mual, pegal-pegal, sakit perut, bahkan ada yang sampai pingsan. Bahkan selain mannusia Primata (ex:Monyet) juga bisa kena hal yang demikian. Bagi sebagian terbesar anak sekolah atau anak kuliahan setiap datang bulan tentu hal itu menjadi penyakit yang amat ditunggu-tunggu (datangnya wesel atau transferan), sementara Bapak atau orang tuanya setiap datang bulan "baru" penyakit itu menjadi membebani.

Bagi karyawan, pekerja atau pegawai yang diupah setiap bulannya,  penyakit datang bulan "baru"nya adalah gajian, namun penyakit tersebut tidak akan lama (setelah sampai rumah). Maksudnya kebiasaan kalau sampai dirumah harus dibagi-bagi sesuai jatah dan rencana  sesuai hasil rapat kekeluargaan, anak dapat berapa, belanja dapat berapa, nyicil bank dll.

"Penyakit" datang bulan "baru" bagi setiap orang tentu menjadi hal yang menarik kita pikir, tapi yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah siapa yang mau mikir. Apa anda juga mikir tentang "penyakit" datang bulan "baru" saya, atau sebaliknya saya mikir kondisi anda?. Hal ini mungkin terjadi karena saya dan anda tidak kenal, umpamanya kenal ya kenal dikit atau luarnya saja (jawa:kenal-kenal asu). Lho kenapa demikian? memang begitulah kenyataanya. Ini hanya diminta untuk berpikir setiap akhir bulan, belum setiap akhir minggu atau akhir hari. Apa anda pernah peduli dengan tetangga anda, teman anda, saudara anda?. Lebih sederhana lagi apa anda kenal dengan tetangga anda, lha kalau tidak kenal apa bisa peduli?

Ada-ada saja ketika menunggu hujan seperti sekarang, Hujan peduli tidak ya sama saya? koq tidak kunjung reda. Aku tak peduli pada hujan karena aku tidak kenal, tapi hujan kayaknya peduli karena dia lebih mengenal aku.

tik.tik.tik bunyi hujan diatas genting.....
tuk.tuk.tuk bunyi keyboard tersentuh jariku
tik.tik.tik hal ini tidak penting
tuk.tuk.tuk ini hanya sentuhan kabu

@salam salim slamet