Follow me on Twitter RSS FEED

31 DESEMBER 2010

Posted in By wilujeng 0 komentar

31 DESEMBER 2010

Biasa bae,
ora ana sing istimewa,
munggah sitik tingkat kesabarane,
muga-muga...

31 DESEMBER 2010
Biasa bae,
ora ana sing istimewa,
mudun sitik timbangane awak
kurang turu akeh mikire

31 DESEMBER 2010
Biasa bae,
ora ana sing istimewa,
tetep kaya kie,
usaha dadi manungsa sing waras...

31 DESEMBER 2010
cukup semene bae...

@salam salim slamet Selengkapnya...

TANGISAN AKHIR TAHUN

Posted in By wilujeng 0 komentar

TANGISAN AKHIR TAHUN

Akhir tahun, sebuah kesedihan yang menyesakkan dada. Timnas kalah, ketidakadilan menang, korupsi dipinggir lapangan, kepentingan menjadi wasitnya, rakyat dipaksa bersorak menjadi suporter, iklannya adalah ketidak mampuan mengatasi itu semua. Semangat hanya dalam dada, kepala terasa panas, hati masih dendam. Hampir tak ada hiburan diakhir tahun. Dimana kembang api hanya hiasan hampa, mercon berbunyi sumbang, terompet tanpa nada.

Kembali ke masa lalu, Bencana kekuasaan, longsor harga diri, gempa kedudukan, banjir kepentingan, letusan keserakahan, hujan abu kemunafikan "kiamatkah indonesia"
Apakah ini sebuah peringatan dini tsunami kehancuran nusantara, ataukah rencana awal dari kesejahteraan yang tertunda. Tertunda apanya, lha wong nusantara belum melakukan apa-apa, belum berusaha untuk lepas dari kondisi seperti ini. Kalau begitu, mungkin ini sebuah kutukan atas semua perbuatan kita masyarakat nusantara. Lho koq jadi pesimistis begitu, mbokyao ini semua adalah bahan refleksi kita bahwa kita harus mulai bangkit dari sekarang, mumpung tahun baru, anggaran baru, semangat baru, sukur-sukur usaha kita untung besar.
Selengkapnya...

kalendernya ganti yang baru

Posted in By wilujeng 0 komentar

Kalau tak ada yang baru kenapa menjadi tahun baru

SATU TAHUN ini, anda telah berbuat apa, tanyakan pada kawan dekat anda.
 
Ini adalah tentang waktu, sadarkah kita bahwa waktu terus berlalu?Kehidupan berjalan terus beriringan dengan Sang Waktu. Apakah kita menggunakan waktu yang kita miliki untuk melakukan hal-hal yang bermartabat?

Kalau hitungan tahun berganti, kalendernya baru apa ada semangat baru untuk bekerja lebih keras, atau malah kecapaian dan ngantuk karena tidur terlalu malam melihat kembang api pada malam pergantian tahun. 

Usahlah berkicau seperti terompet yang meneriaki telinga, lakukan saja hari esok dengan kerja sebenarnya
Kalendernya ganti, Ganti Juga dong WATAK ANDA. Selengkapnya...

pesan terakhir seorang teman

Posted in By wilujeng 0 komentar

pesan terakhir seorang sahabat

10 Desember 2010 jam 23:58, sebuah pesan masuk ke HP saya dari teman di Cibebek... "bisa  telpon inyon siki ?" ... ( bisa telpon saya Sekarang ) .. singkat.. tapi penuh tekanan untuk segera nelpon.  Saya pikir, pesan apaan ini... paling paling ngajak jalan dan ngobrol ngalor ngidul seperti biasa, besok pagi aja akh.. Saya capek, habis kerja seharian.. besok kerja lagi.
Paginya....... 11 Desember 2010 jam 10an pagi.. saya coba telpon... nggak ada respon...mungkin sibuk kerja pikir saya.....

Hari berikutnya 12 Desember 2010 jam 12:00 sedang istirahat siang pikirku. 
Saya coba lagi.. dan beberapa hari berikutnya dengan jam yan berbeda-beda saya coba lagi dengan hasil yang sama.

Penasaran.. kemarin 17 Desember 2010  hampir 1 minggu setelah pesan itu aku coba nelpon keluarganya. Adik laki lakinya yang menerima.... jawabannya sungguh mengejutkan... "Slamet sampun "WWWWWANGSUL minggu wingi, (Slamet sudah ....pu..lang....")   minggu lalu... ....."..

Deeeggghhhh.... nggak ada yang bisa keluar dari mulutku .. teleponpun terputus. Langsung saya sadar.. pesan itulah pesan terakhir seorang teman yang saya abaikan....Belum sempat saya mengucapkan terima kasihku padamu teman.. untuk segala bantuanmu. Kini hanya penyesalanku.. telah mengabaikan "permintaanmu" yang terakhir.. hanya untuk ditelpon...Maaf.. mohon maaf...Selamat Jalan teman... terimalah doa dan permohonan maafku..

18 Desember 2010 jam 13:00. siang itu saya lagi makan di warung langganan. Tiba-tiba "Dha.....", ada orang yang mengagetkanku dengan menepuk pungggungku. "........SSSSS.....SLA.......SLA......METTT...." kataku tak percaya, "...Mmm.....mbok....Kkko....ko wis mati...minggu wingi..????"( Slamet, bukankah kamu sudah meninggal, minggu kemarin). Ternyata yang mengagetkan saya adalah Slamet teman saya yang dikabarkan oleh keluarganya meninggal minggu kemarin, ternyata Dia masih seger waras berdiri didepanku, kacau pikiranku, setankah yang ada didepanku. " Mati gundulmu......wong isih doyan sega darani medhodong......"(mati Gundulmu, orang masih suka makan dikatakan mati) kata Slamet membuat kekagetanku semakin memuncak.
"Lha wingi, keluargamu ngomong kowe wis sumare/ mati"
"mulane ana wong ngomong dirungokna sing bener". " Sare kuwe turu, sumare kuwe mati, dooloooop"
"Lha...HPmu tak hubungi ora nyaut"
"Wis tak KUBUR, kecemplung sumur...........mulane nek ana wong njaluk tulung ditulungi"
"O,ooooo.............dadi ko arep utang duwit nggo tuku HP.......?????"
"Semprul............"

nagpurane sing ra ngerti basa ngapak takon mbah google
@ salam salim slamet Selengkapnya...

hening

Posted in By wilujeng 0 komentar

hening
tanpa getar
tanpa nada
tanpa gema
tidak pula sumbang
tidak pula fals
hening.....
menembus nurani
keheningan abadi
Robbul Izzati Selengkapnya...

hidup dari asumsi-asumsi

Posted in By wilujeng 1 komentar

ada asumsi
ada buatan ada Pembuat
engkau buatan siapa

ada asumsi
hitam putih
engkau abu-abu

ada asumsi
surga neraka
engkau yang mana

ada asumsi
ya tidak
engkau ragu-ragu


ada asumsi
memilih dipilih
pilihan anda keliru


ada asumsi
jelata raja
engkau malah menjadi penjilat


ada asumsi
budak tuan
engkau diperbudak


hidup itu pilihan
pertanggungjawabkan Selengkapnya...

desember

Posted in By wilujeng 0 komentar

desember
panjang penantian sebuah asa
tidur berbaring rotan
kumpulan ide
selimutnya

desember
jadi awal diakhir
peluang yang sama
dadu hikmah

desember
angka angka disusun
dilaporkan
toh tatap sama
antara nol dan satu

desember
selamat berhitung kawan
hitung angkamu
hitung umurmu
hitung dosamu
hitung amalmu Selengkapnya...

debu

Posted in By wilujeng 1 komentar

Debu Indonesia

abu rokok pada asbak
abu batu pada bahan bangunan
abu vulkanik pada gunung yang batuk
abu jalanan padam motor
abu gosok pada dapur
begitukah cerita tentang abu
cerita tentang upik abu
tentang abu nawas
abu yang menggelisahkan
tentang tawa dan tangis
Indonesia yang hujan abu Selengkapnya...

-FENOMENA WEDHUS GEMBEL (sudah wedhus di kambing hitamkan pula)-

Posted in By wilujeng 2 komentar


WEDHUS GEMBEL
sudah kambing masih dikambing hitamkan pula, manusia memang tidak punya perikehewanan.

Aktivitas gunung berapi, antara lain, ditunjukkan oleh keluarnya lava dari dapur magma ke lubang kepundan. Lelehan lava itu terus menumpuk semakin besar di sekeliling bibir kawah membentuk kubah. Naiknya magma ke permukaan kepundan dapat menimbulkan kepulan asap hingga membentuk awan panas dan menyebabkan letusan material yang terdiri dari uap, debu, dan bebatuan. Awan panas atau ledakan freatik tersebut terjadi apabila magma yang naik itu menyentuh air tanah atau genangan air di kepundan.
Suhu magma bisa mencapai 600 derajat celsius hingga 1.170 derajat celsius. Hal inilah yang membuat air yang terkena langsung menguap dan menimbulkan letusan uap, debu, bebatuan, dan ledakan vulkanik. Mekanisme pembentukan kubah gunung berapi juga terjadi di Gunung Merapi yang Selasa (26/10/10) kemarin meletus, sehingga banyak memunculkan berbagai berita di berbagai media. Mencermati berbagai macam media yang mengungkapkan munculnya awan panas dari hasil gunung yang sedang batuk dengan  istilah Wedhus Gembel. Seperti tertulis dalam salah satu media " Dahsyatnya Suhu dan Kecepatan Wedhus Gembel ".


Dalam hal ini saya tidak akan membahas tentang  bencana Gunung Merapi, tapi istilah "wedhus gembel".Luapan uap, debu dan matrial lain yang berasal dari aktifitas gunung sehingga mengakibatkan banyak korban kenapa banyak orang tega menyebut dengan istilah wedhus gembel. Apa hanya karena mirip dengan bulunya sehingga anda tega menyamakan. Apakah dalam sejarah yang anda pelajari ada yang mengetahui tentang kambing atau wedhus yang bisa membunuh. oh kasihan amat si wedhus, sudah wedhus masih dikambinghitamkan pula oleh manusia. memang dasar manusia yang serakah, hanya mau mengakui perikemanusiaan tapi tak mau memahami peri kehewanan. Apa salah kambing, sehingga disamakan dengan pembunuh. bukankah hanya manusia yang punya hasrat untuk membunuh sesama makhluk untuk menguasai dengan alasan mempertahankan diri.

Sejak kapan wedhus gembel bisa membunuh dan mengakibatkan bencana. Saya sebagai teman wedhus protes keras. Almarhum Mbah Maridjan pernah mengatakan "Ada lima pantangan bagi masyarakat agar merapi tidak 'marah', yaitu menjaga mulut untuk tidak mengatakan mbledos, meletus, njeblug serta tidak menyebut wedhus gembel untuk awan panas dan tidak merusak alam Gunung Merapi," katanya.
Ia mengingatkan warga, "Kalau melihat kepulan awan panas, lebih baik mengucapkan assalamulaikum. Jangan katakan wedhus gembel.
"Gunung Merapi sebenarnya tidak menakutkan asal orang juga tidak berbuat sesuatu yang dapat menakutkan gunung merapi itu sendiri," tutur Mbah Marijan.
Nah kan Simbah yang kenal denganawan panas itu pun tidak memperkenankan. Lalu apakah anda masih mengkambinghitamkan wedhus.

 demikian protes keras dari wedhus gembel
@ salam salim slamet
untuk sahabatku wedhus, sabar ya dus.
kita hanya makhluk yang menjalankan tugas. Selengkapnya...

-JURU KUNCI-

Posted in By wilujeng 0 komentar

JURU KUNCI
sebuah dedikasi tiada henti

Di Pulau Jawa Juru Kunci biasanya adalah penjaga tempat-tempat keramat, seperti makam, gunung laut dan lain sebagainya, makanya Juru kunci diberi Nama, status dan Gelar. Sementara ada yang  bingung dengan maksud perkataan “juru kunci” yang akhir-akhir ini banyak disebut karena peristiwa Merapi. dengan Juru Kuncinya Mbah Maridjan yang akhirnya meninggal dunia karena sapuan awan panas yang menerpa dirinya. Mbah Maridjan dikenal sebagai pribadi sederhana yang lugu lagi bertanggungjawab, penuh pengabdian dengan apa yang diembannya, dan penuh canda tawa. Semoga arwah beliau kembali ke Pemiliknya dengan jalan yang mudah, aamiin.

Mari kita bandingkan dengan dua kalimat berikut ini: “Mbah Maridjan, juru kunci Merapi itu, kini telah tiada,” 
dengan 
“Indonesia menjadi juru kunci di kejuaraan bulutangkis China terbuka".
Jadi, apa arti juru kunci sebenarnya ?, di satu sisi sekilas bermakna “penjaga” namun di sisi lain bermakna “posisi terendah.”
 
Bandingkan dengan beberapa kata yang mengikuti kata “juru” yang umum digunakan. 
“juru masak,” 
“juru mudi,”
“juru parkir,” 
“juru ketik,”
“juru bicara,” 
“juru rawat,” 
“juru penerang” dan sebagainya. 
Juru pada bandingan kata diatas adalah orang (profesional) yang tugasnya mengolah sesuatu secara profesional.
 
Kata “kunci” terkait erat dengan “gembok” karena kunci digunakan untuk membuka gembok (baik dalam arti fisik maupun non fisik). Misalkan kalimat “kunci ini bukan pasangan dari gembok itu,” atau “belajar adalah kunci sukses mendapat nilai tinggi.
jadi, “juru kunci” dapat berarti “orang yang berprofesi sebagai pemegang kunci, kalau menurut pengertian diatas.
Bisa jadi kalau itu adalah orang yang ditugaskan untuk memegang kunci masuk ke areal pemakaman yang tanpa kunci itu para pengunjung tidak bisa masuk. Lalu, apakah Mbah Maridjan benar-benar memegang kunci sehingga para pendaki (pengunjung) tidak dapat masuk areal pendakian tanpa membuka kunci yang dipegang Mbah Maridjan ?. Apakah Indonesia menjadi (negara) yang memengang kunci di kejuaraan bulutangkis tersebut sehingga tanpa Indonesia kejuaraan itu tidak dapat dilangsungkan ?.
 
Sepertinya ada beberapa makna dari “juru kunci,” yang pertama dan meyakinkan adalah “orang yang berprofesi sebagai…” Makna kedua sepertinya berkaitan dengan sisi software (batiniah), yaitu “orang yang secara batin mengetahui sifat sesuatu,” misalkan “Mbah Maridjan mengetahui sifat dari Merapi (sehingga ia menjaganya).” Makna ketiga bisa berarti “urutan paling buncit” atau “paling belakang,” misalkan “Indonesia menempati posisi paling akhir di kejuaraan bulutangkis China terbuka.” Jadi, kata “juru kunci” bisa dimaknai sesuai dengan kata-kata lain sebagai pembentuk kalimatnya, seperti kata “bisa” pada kalimat “kamu bisa mengerjakannya” dengan kalimat “kamu terkena bisa beracun.”
 
Kalau makna kata “juru kunci” pertama, kedua dan ketiga digabung, maka dapat diartikan: “Mbah Maridjan adalah orang terakhir yang berprofesi sebagai penjaga Merapi yang mengerti sifat Merapi.” Oleh karena itu, tidak akan ada lagi jabatan “juru kunci Merapi,” bila ada, maka penggantinya tidak mengerti sifat Merapi lagi. Mungkin saja, ketiga arti tersebut tidak akan pernah digabung menjadi satu pengertian sehingga akan diangkat orang baru sebagai “juru kunci Merapi” yang menggantikan Mbah Maridjan.
 
Terlepas dari makna unsur Bahasa Juru Kunci adalah sebuah Kebudayaan yang ada di negeri kita ini. Juru Kunci bermakna sebagai sebuah kakayaan negeri kita, entah itu dianggap mitos, tahayul atau sirik sekalipun.  Bahasa tidak usah dipermasalahkan, karena bahasa adalah sebuah alat untuk komunikasi. juru Kunci juga tidak usah diperdebatkan, karena juru kunci adalah sunatullah. Sangat menyesal sakali ketika saya mengetahui ada sebuah organisasi yang ingin mengalihkan juru kunci kepada teknologi. Indonesia yang kita yakini sebagai negeri kita sekarang tidak usah kita perdebatkan, karena perdebatan lebih mengarah pada konflik. Indonesia sekarang butuh pengabdian, seperti kesetiaan Mbah Maridjan pada tugasnya. Lalu.... apa yang akan anda lakukan demi negara ini, Ibunda Pertiwi yang sedang berduka.

Tulisan ini saya dedikasikan untuk Mbah Maridjan dan semua rakyat Nusantara yang terkena bencana.
@ salam salim slamet
SUMBER DARI SINI, SINI DAN SINI Selengkapnya...

hidup atau mati, adalah sebuah pilihan

Posted in By wilujeng 0 komentar

hidup atau mati,
engkau tentu paham dengan kondisi ini

Dalam menjalani kehidupan ini sepertinya kita mengalami berbagai macam persoalan, entah itu persoalan yang sederhana atau persoalan yang membuat kita sepertinya mati rasa. Memang dalam menghadapi masalah kadang kita optimis untuk dapat menyelesaikannya atau kadang kita malah pesimis seolah-olah kita tidak dapat menghadapinya sehingga  putus asa bahkan sampai ada yang lari dari lari atau sembunyi, lebih ekstrim lagi sampai menyakiti dirinya untuk menghindari masalah.

Kehidupan tentu ada lawan yaitu kematian, kita sekarang hidup tentu suatu saat akan mati. Yang terpenting bukannya kita sabar menunggu kematian atau ketakutan akan datangnya kematian,  namun bagai mana kita menjalani kehidupan ini, mengisinya atau bereksistensi dalam kehidupan ini. sehingga kita tidak berfikir akan kematian yang menakutkan.

Untuk lebih memahami hakekat hidup dan mati, berikut mari kita pahami apa itu hidup dan mati, dimanakah posisi kita pada saat ini:
  1. Kita HIDUP Tapi Kita MATI. Seperti itukah kehidupan kita. Ketika kita menjalani hidup hanya menghabiskan energi tanpa pernah kita bisa menggunakan energi kita. Kita setiap hari makan untuk mengumpulkan energi, tapi kita tidak berbuat sesuatu untuk menghasilkan sesuatu. Kita mati padahal kita masih hidup, kita tidak akan berguna karena kita tidak menghasilkan sesuatu yang berguna bagi diri kita dan orang lain. Kondisi seperti itulah yang kita takutkan. Orang melihat kita seperti hantu, karena kita hanya bisa membahayakan orang lain.
  2. Kita HIDUP dan Kita HIDUP. Inilah hidup yang sesungguhnya. Kita benar-benar hidup berguna, berguna bagi orang lain. Eksistensi kita ada, diakui dan saling mengisi. Bukankah kita akan merasa lebih hidup jika kita bisa berguna bagi orang lain. Bukankah kita akan lebih hidup ketika kita bisa mewarnai hidup ini.
  3. Kita MATI dan Kita MATI. Takkan ada artinya hal seperti ini. Adanya kita tidak ada artinya bagi orang lain, tidak adanya kita tidak dipersoalkan orang lain. Kita mati tak ada yang mengenang kita, tidak ada yang menyebut kita sebagai pahlawan, tidak ada yang menziarahi kita. Hal ini tetnu berawal dari hidup kita yang hidup tiada berguna, atau bahkan mati kita diinginkan oleh orang lain. 
  4. Kita MATI tapi Kita HIDUP. Kondisi seperti pada posisi seperti inilah yang akan kita inginkan. Kita sudah mati tapi kita masih hidup bagi orang lain. Jasa kita dikengan, makam kita diziarahi. Nama kira dipajang sebagai pahlawan.raga kita tidur, tetapi kesalehan kita terrus mengharumi kehidupan. Akankah kita akan mengalami seperti ini seperti para Kekasih Allah Para Nabi dan orang orang Salih.

Dari empat posisi itu tentu kita berdiri dalam salah satunya, semua terserah anda. semua adalah pilihan, tinggal anda memilih yang mana, namun kita bisa menciptakan kondisi yang kita inginkan.

Demikian semoga bermanfaat bagi hati ini.
@ salam salim slamet Selengkapnya...

sedulur papat lima pancer

Posted in By wilujeng 0 komentar

sedulur papat lima pancer 

Sebagai Jawa tradisional percaya eksistensi dari sedulur papat ( saudara empat ) yang selalu menyertai seseorang dimana saja dan kapan saja, selama orang itu hidup didunia. Mereka memang ditugaskan oleh kekuasaan alam untuk selalu dengan setia membantu, mereka tidak punya badan jasmani, tetapi ada baik dan kita juga harus mempunyai hubungan yang serasi dengan mereka yaitu :

1. Kakang kawah, saudara tua kawah, dia keluar dari gua garba ibu sebelum kamu, tempatnya di timur warnanya putih.
2. Adi ari-ari, adik ari-ari, dia dikeluarkan dari gua garba ibu sesudah kamu, tempatnya di barat warnanya kuning. 

3. Getih, darah yang keluar dari gua garba ibu sewaktu melahirkan, tempatnya di selatan warnanya merah
4. Puser, pusar yang dipotong sesudah kelahiranmu, tempatnya di utara warnanya hitam
 

Mengambil dari Kitab Kidungan Purwajati tulisannya dimulai dari lagu Dhandanggula yang bunyinya sebagai berikut:

...Ana kidung ing kadang Marmati Amung tuwuh ing kuwasanira Nganakaken saciptane Kakang Kawah puniku Kang rumeksa ing awak mami Anekakake sedya Ing kuwasanipun Adhi Ari-Ari ingkang Memayungi laku kuwasanireki Angenakken pangarah Ponang Getih ing rahina wengi Ngrerewangi ulah kang kuwasa Andadekaken karsane Puser kuwasanipun Nguyu-uyu sabawa mami Nuruti ing panedha Kuwasanireku Jangkep kadang ingsun papat Kalimane wus dadi pancer sawiji Tunggal sawujud ingwang...

Pada kidung diatas, “Saudara Empat” itu adalah Marmati, Kawah, Ari – ari (plasenta/ tembuni) dan Darah yang umumnya disebut Rahsa. Semua itu berpusat di Pusar yaitu berpusat di Bayi.
Jelasnya mereka berpusat di setiap manusia. Mengapa disebut Marmati, kakang Kawah, Adhi Ari – Ari, dan Rahsa? Marmati itu artinya Samar Mati (Takut Mati)! Umumnya bila seorang ibu mengandung sehari - hari pikirannya khawatir karena Samar Mati. Rasa khawatir tersebut hadir terlebih dahulu sebelum keluarnya Kawah (air ketuban), Ari – ari, dan Rahsa. Oleh karena itu Rasa Samar Mati itu lalu dianggap Sadulur Tuwa (Saudara Tua). Perempuan yang hamil saat melahirkan, yang keluar terlebih dahulu adalah Air Kawah (Air Ketuban) sebelum lahir bayinya, dengan demikian Kawah lantas dianggap Sadulur Tuwa yang biasa disebut Kakang (kakak) Kawah. Bila kawah sudah lancar keluar, kemudian disusul dengan ahirnya si bayi, setelah itu barulah keluar Ari – ari (placenta/ tembuni).

Karena Ari – ari keluar setelah bayi lahir, ia disebut sebagai Sedulur Enom (Saudara Muda) dan disebut Adhi (adik) Ari-Ari. Setiap ada wanita yang melahirkan, tentu saja juga mengeluarkan Rah (Getih=darah) yang cukup banyak. Keluarnya Rah (Rahsa) ini juga pada waktu akhir, maka dari itu Rahsa itu juga dianggap Sedulur Enom. Puser (Tali pusat) itu umumnya gugur (Pupak) ketika bayi sudah berumur tujuh hari. Tali pusat yang copot dari pusar juga dianggap saudara si bayi. Pusar ini dianggap pusatnya Saudara Empat. Dari situlah muncul semboyan ‘Saudara Empat Lima Pusat’

Keempat nafsu yang digambarkan oleh ke empat hewan tersebut dapat diuraikan sebagai berikut:
Amarah : Bila manusia hanya mengutamakan nafsu amarah saja, tentu akan selalu merasa ingin menang sendiri dan selalu ribut/ bertengkar dan akhirnya akan kehilangan kesabaran. Oleh karena itu, sabar adalah alat untuk mendekatkan diri dengan Allah SWT.
Supiyah / Keindahan : Manusia itu umumnya senang dengan hal hal yang bersifat keindahan misalnya wanita (asmara). Maka dari itu manusia yang terbenam dalam nafsu asmara/ berahi diibaratkan bisa membakar dunia.
Aluamah / Serakah : Manusia itu pada dasarnya memiliki rasa serakah dan aluamah. Maka dari itu, apabila nafsu tersebut tidak dikendalikan manusia bisa merasa ingin hidup makmur sampai tujuh turunan.
Mutmainah / Keutamaan : Walaupun nafsu ini merupakan keutamaan atau kebajikan, namun bila melebihi batas, tentu saja tetap tidak baik. Contohnya: memberi uang kepada orang yang kekurangan itu bagus, namun apabila memberikan semua uangnya sehingga kita sendiri menjadi kekurangan, jelas itu bukan hal yang baik.

Maka dari itu, saudara empat harus diawasi dan diatur agar jangan sampai ngelantur. Manusia diuji agar jangan sampai kalah dengan keempat saudaranya yang lain, yaitu harus selalu menang atas mereka sehingga bisa mengatasinya. Kalau Manusia bisa dikalahkan oleh saudara empat ini, berarti hancurlah dunianya. Sebagai Pusat, manusia harus bisa menjadi pengawas dan menjadi patokan. Benar tidaknya silakan anda yang menilai.

SEDULUR PAPAT LIMA PANCER DAN SISTEM KEMALAIKATAN.
Setelah Islam masuk P.JAWA kepercayaan tentang saudara empat ini dipadukan dengan 4 malaikat di dunia Islam yaitu Jibril, Mikail , Isrofil, Ijro'il. Dan oleh ajaran sufi tertentu di sejajarkan denga ke'empat sifat nafsu yaitu: Nafsu Amarah, Lawwamah, Sufiah dan Mutmainah.

Pertama Jibril atau dalam bahasa ibrani Gabriel artinya pahlawan tuhan fungsinya adalah penyampai informasi, didalam islam dikenal sebagai penyampai wahyu pada para nabi. Dalam konsep islam Jawa Jibril diposisikan pada kekuatan spiritual pada KETUBAN. Ada pandangan yang menyatakan setelah N.Muhammad wafat maka otomatis Jibril menganggur karena beliaulah orang yang menerima wahyu terakhir.
Tapi tidak demikian dalam pandangan Jawa, setiap orang di sertai Jibrilnya. Hakikatnya hanya ada satu Jibril di alam raya ini tapi pancaran cahayanya ada dalam setiap diri. seperti Ruh tidah pernah dinyatakan dalam bentuk jamak didalam Al-Quran. Tetapi setiap diri mendapat tiupan ruh dari tuhan dan ruh tersebut menjadi si A, si B, si C Dst.. satu tetapi terpantul pada setiap cermin sehingga seolah2 setiapm cermin mengandung Ruh, dan manusia sebenarnya adalah cermin bagi sang diri. setiap diri menerima limpahan cahayanya.
Diantara limpahan cahayanya adalah Jibril yang menuntun setiap orang.

Jibril akan menuntun manusia kejalan yang benar, yang telah membersihkan dirinya, membersihkan cerminnya, membersihkan hatinya. Jibril lah yang menambah daya agar teguh dan tebal keimanan seseorang. dalam khasanah jawa Jibril berdampingan dengan Guru sejati, bersanding dengan diri Pribadi.
Jibril tidak mampu mengantarka diri Nabi ke Sidratul Muntaha dalam Mij'raj beliau juga diceritakan ketika Jibril menampakan diri kehadapan rasul selalu ditemani malaikat mulia lainnya yaitu Mikail isrofil Ijroil.
Jelas kiranya bahwa kahadiran ketuban ketika membungkus janin ternyata disertai saudara2nya yang lain. Ditinjau dari keddudukannya yang keluar paling awal maka disebut sebagai kakak atau kakang (saudara tua ) si bayi. begitu bayi lahir maka selesailah sudah tugas ketuban secara fisik. tetapi exsistensi ketuban secara ruhaniah ia tetap menjaga dan membimbing bayi tersebut sampai akhir hayat.
secara extensi Jibril diciptakan setelah malaikat Mikail. dan Tali Pusar ada lebih dulu dari pada selaput yang membungkus janin di pintu rahim (cervix)

Ke Dua Malaikat Israfil. Menurut hadis malaikat Israfil diciptakan setelah penciptaan Arsy ( Singgasana Tuhan ) disebut sebagai malaikat penggenggam alam semesta, ia meniup Terompet Pemusnahan Dan Pembangkitan. Ia digambarkan menengadah ke atas untuk melihat jadwal kiamat yang ada di Lawh Al Mahfuzh.
Israfil di sepadankan dengan ari-ari, tembuni atau Placenta, Ari-Ari adalah yang memayungi sang janin sampai ketempat tujuan dialah yang memberikan keamanan menyalurkan makanan dan kenyamanan pada janin dengan ari-ari ini kehidupan berlangsung dalam janin.
Exsistensi Ari-ari ini disejajarkan dengan malaikat Israfil Dalam kelahiran janin, Ari-ari diterima sebagai saudara muda (adik).

Meskipun jasadnya telah tak ada lagi ari-ari tetap memberikan perlindungan bagi manusia setelah dilahirkan. Dari sisi keberadaanya malaikat Israfil dicipta terlebih dahulu dari pada malaikat Mikail dan Jibril As. Israfil diyakini sebagai Pelita Hati Bagi manusia agar hatinya tetap terang, Itulah sebabnya sejahat-jahatnya manusia masih ada secercah cahaya dalam hatinya tetap ada kebaikan yang dimilikinya meski hanya sebesar debu...
Yang ketiga adalah Malaikat Mikail, Salah satu malaikat yang menjadi pembesar para malaikat.. Tugas malaikat Mikail adalah Memelihara Kehidupan. Dalam hadis diceritakan bahwa malaikat Mikail mengemban tugas memelihara pertumbuhan pepohonan, kehidupan Hewan juga Manusia.. Dialah yang mengatur angin dan hujan dan membagi rejeki pada seluruh mahluk.

Pada konsep sedulur papat yang sudah di sesuaikan dengan ajaran Islam, Tali Pusar merupakan Lokus, tempat dudukan bagi malaikat Mikail dia merupakan tali penghubung bagi kehidupan manusia.Zat zat makanan, Oksigen dan Zat yang perlu dibuang dari tubuh janin agar tidak meracuni tubuh janin. Subhanallah.. Dia telah mengatur kehidupan manusia dalam rahim melalui malaikat malaikatnya.
Mikail dipandang orang jawa sebagai saudara yang memberikan sandang, pangan dan papan, Jika seseorang memohon perlindungan tuhan maka Mikail yang akan menjalankan perintah Tuhan untuk melindunginya.
Ke Empat adalah Malaikat Ijroil. Malaikat Maut yang dipercaya sebagai yang bertanggung jawab akan Kematian. Kehadirannya amat ditakuti Manusia.. Jika ajal telah tiba maka ia akan Me wafatkan manusia sesuai waktunya.

Dalam konsep sedulur papat Malaikat maut ini ternyata saudara Manusia sendiri bukan orang lain dan ia tidak akan menyalahi tugasnya bila seseorang belum sampai ajalnya dia tak akan mewafatkannya.. Dia hadir untuk meringankan penderitaan manusia, saudara sejati pasti melindungi bila yang bersangkutan selalu dijalan yang benar. Bayangkan bila manusia tidak bisa mati tetapi hidupnya menderita..? apa tidak tersiksa..? bayangkan bila ada orang yang mau mati aja sulitnya bukan main.. Nauzubillah..
Ijroil disebut sebagai kekuatan Tuhan yang berada didalam Darah, Dalam kehidupan sehari hari Ijroil bertugas untuk menjaga hati yang suci, Jika hati terjaga kesuciannya maka ketakutan akan hidup menderita dan kematian akan tak ada lagi.

Jika ajal telah sampai maka Ijroil mengorganisasi malaikat lainnya, mengorganisasi saudara saudara lainnya untuk mengakhiri hidupnya. Permana yang memberikan kekuatan pada sang Jiwa diangkat keluar tubuh, sehingga tubuh tak dapat lagi dikendalikan oleh jiwa. Ruh penyambung hidup kita lepas.. tubuh menjadi lunglai lak berdaya dan ini bentuk umum kematian bagi manusia.. loh kok gitu yaa..? Nah yang tidak umum yaaa.. bila Sang Diri Sejati manusia mampu memimpin saudara-saudaranya untuk melepaskan Jiwa manusia kealam Gaib. Orang demikian sudah mempu menyongsong kematiannya dengan benar, dia memberitahukan pada sanak dan saudaranya kapan kematiannya akan datang.

Semua saudara gaib ini sudah menjadi satu dengan tubuh kita, ketika dalam rahim sendiri-sendiri wujudnya. tapi ketika sang Bayi sudah lahir hanya ada satu wujud. Empat saudara kita tetap menyertai kita dalam wujud Ruh dan Tidak Kasat Mata.
Ada kutipan Ayat dalam Al-Quran yang perlu di simak..
" In Kullu nafsin lamma alayha hafizh" > 'Setiap diri niscaya ada penjaganya' Atau "Wa huwa al-qahir fawq iba'dih wa yusril alaykum hafazhah hatta idza ja'a ahadakum al-mawt tawaffathu rusuluna wahum la yufarrithun" >' Dialah yang berkuasa atas semua hambanya. Dan dia mengutus kepada kalian Penjaga-Penjaga untuk melindungimu. Jika seseorang sudah waktunya mati, maka utusan-utusan kami itu mewafatkannya tanpa keliru"

Simbolisasi sedulur papat limo pancer dalam perwayangan
Semar sebagai pamomong keturunan Saptaarga tidak sendirian. Ia ditemani oleh tiga anaknya, yaitu; Gareng, Petruk, Bagong. Ke empat abdi tersebut dinamakan Panakawan. Dapat disaksikan, hampir pada setiap pegelaran wayang kulit purwa, akan muncul seorang ksatria keturunan Saptaarga diikuti oleh Semar, Gareng, Petruk, Bagong. Cerita apa pun yang dipagelarkan, ke lima tokoh ini menduduki posisi penting. Kisah Mereka diawali mulai dari sebuah pertapaan Saptaarga atau pertapaan lainnya. Setelah mendapat berbagai macam ilmu dan nasihat-nasihat dari Sang Begawan, mereka turun gunung untuk mengamalkan ilmu yang telah diperoleh, dengan melakukan tapa ngrame. (menolong tanpa pamrih).

Dikisahkan, perjalanan sang Ksatria dan ke empat abdinya memasuki hutan. Ini menggambarkan bahwa sang ksatria mulai memasuki medan kehidupan yang belum pernah dikenal, gelap, penuh semak belukar, banyak binatang buas, makhluk jahat yang siap menghadangnya, bahkan jika lengah dapat mengacam jiwanya. Namun pada akhirnya Ksatria, Semar, Gareng, Petruk, Bagong berhasil memetik kemenangan dengan mengalahkan kawanan Raksasa, sehingga berhasil keluar hutan dengan selamat. Di luar hutan, rintangan masih menghadang, bahaya senantiasa mengancam. Berkat Semar dan anak-anaknya, sang Ksatria dapat menyingkirkan segala penghalang dan berhasil menyelesaikan tugas hidupnya dengan selamat.

Mengapa peranan Semar dan anak-anaknya sangat menentukan keberhasilan suatu kehidupan? Semar merupakan gambaran penyelenggaraan Illahi yang ikut berproses dalam kehidupan manusia. Untuk lebih memperjelas peranan Semar, maka tokoh Semar dilengkapi dengan tiga tokoh lainnya. Ke empat panakawan tersebut merupakan simbol dari cipta, rasa, karsa dan karya. Semar mempunyai ciri menonjol yaitu kuncung putih. Kuncung putih di kepala sebagai simbol dari pikiran, gagasan yang jernih atau cipta. Gareng mempunyai ciri yang menonjol yaitu bermata kero, bertangan cekot dan berkaki pincang. Ke tiga cacat fisik tersebut menyimbolkan rasa. Mata kero, adalah rasa kewaspadaan, tangan cekot adalah rasa ketelitian dan kaki pincang adalah rasa kehati-hatian. Petruk adalah simbol dari kehendak, keinginan, karsa yang digambarkan dalam kedua tangannya. Jika digerakkan, kedua tangan tersebut bagaikan kedua orang yang bekerjasama dengan baik. Tangan depan menunjuk, memilih apa yang dikehendaki, tangan belakang menggenggam erat-erat apa yang telah dipilih. Sedangkan karya disimbolkan Bagong dengan dua tangan yang kelima jarinya terbuka lebar, artinya selalu bersedia bekerja keras.

Cipta, rasa, karsa dan karya merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Cipta, rasa, karsa dan karya berada dalam satu wilayah yang bernama pribadi atau jati diri manusia, disimbolkan tokoh Ksatria. Gambaran manusia ideal adalah merupakan gambaran pribadi manusia yang utuh, dimana cipta, rasa, karsa dan karya dapat menempati fungsinya masing-masing dengan harmonis, untuk kemudian berjalan seiring menuju cita-cita yang luhur. Dengan demikian menjadi jelas bahwa antara Ksatria dan panakawan mempunyai hubungan signifikan. Tokoh ksatria akan berhasil dalam hidupnya dan mencapai cita-cita ideal jika didasari sebuah pikiran jernih (cipta), hati tulus (rasa), kehendak, tekad bulat (karsa) dan mau bekerja keras (karya).
Simbolisasi ksatria dan empat abdinya, serupa dengan 'ngelmu' sedulur papat lima pancer. Sedulur papat adalah panakawan, lima pancer adalah ksatriya
Sumber
@salam salim slamet  Selengkapnya...

KU BERI ENGKAU BUNGA, BERILAH SAYA CINTA

Posted in By wilujeng 0 komentar

BUNGA SEBAGAI HADIAH
simbol yang menjadi salah dimaknai

Suatu ketika saya memberikan sekuntum bunga mawar kepada pacar saya, alangkah senangnya dia mencium wanginya aroma kembang itu dan semakin besar pula rasa sayangnya kepada saya. Lain waktu ketika saya ziarah kemakam Leluhur, kutaruh pula sekuntum kembang diatas pusaranya, mungkin juga beliau dialam sana sangat senang dengan hadiah itu (seperti kata Nabi dalam suatu hadist. Pada saat yang lain tetangga saya kesurupan, dan meminta sekuntum kembang, saya turuti permintaannya dengan sekuntum kembang mawar. Setelah saya kasihkan mawar tersebut kepada orang yang kesurupan dihirupnya aroma kembang itu dan mengucapkan terima kasih, kemudian hilang pula pengaruh kesurupannya.

Dari tiga contoh diatas setidaknya ada satuhal yang saya cermati sebagai satu kesamaan. Kesamaan tersebut tidak lain adalah rasa cinta sesama makhluk. Pacar saya, Leluhur saya dan Jin atau Makhluk yang masuk dalam raga tetangga saya serasa senang dengan hadiah berupa Kembang. Kenapa harus kembang, mungkin pertanyaan tersebut akan dijawab jelas oleh pacar anda, kenapa dia senang di kasih kembang. Namun yang jelas Kembang atau Bunga hanyalah sebagai simbol ungkapan rasa cinta yang sebenarnya. Hal ini terjadi pada kebudayaan Jawa atau beberapa daerah lain dinusantara atau belahan dunia lain,.


Tanpa mengurangi makna, rasanya persembahan, sesaji atau hadiah akan terasa hambar dan mudah menimbulkan prasangka buruk, dianggap sesat, tak ada tuntunannya, dan syirik. Tetapi semua prasangka itu tentu datang dari hasil pemikiran yang tak cukup informasi untuk mengenal dan memahami apa makna hakekat di balik semua itu.

Sebagai contoh, orang tua zaman dulu suka menabur bunga setaman di perempatan jalan. Tetapi lama-kelamaan tradisi itu hilang karena orang takut dituduh musrik dst. Padahal, sesungguhnya orang yang menabur bunga di perempatan jalan sambil mengucapkan doa yang mensiratkan makna yang dalam dalam limpahan kasih sayang yang tidak pilih kasih. Adapun doanya misalnya sebagai berikut :

Ya Tuhan…berilah keselamatan dan berkah kepada siapapun yang melewati jalan ini, baik manusia, makhluk halus, maupun binatang apapun jenis dan namanya.

Doa dan apa yang mereka lakukan merupakan manifestasi dari budi pekerti mereka yang sungguh adiluhung. Melakukannya penuh dengan ketulusan dan kasih sayang. Tentu saja doa yang mengandung ketulusan dan kasih sayang yang berlimpah itu, akan beresonansi dan bersinergi dengan energi alam semesta yang penuh limpahan berkah. Tuhan melalui Alam menyambutnya dengan limpahan berkah dan keselamatan lahir batin kepada seluruh makhluk yang melewati perempatan jalan itu. Itulah kodrat alam yang telah terbentuk dalam relung-relung hukum keadilan Tuhan.

Kembang Atau bunga. Bermakna filosofis agar kita dan keluarga senantiasa mendapatkan “keharuman” . Keharuman merupakan kiasan dari berkah-safa’at yang berlimpah dari para leluhur, dapat mengalir (sumrambah) kepada anak turunnya. Menurut pengalaman saya pribadi, masing-masing aroma bunga, dapat menjadi ciri khas masing-masing leluhur. Desa mawa cara, negara mawa tata. Beda daerah, beda masyarakatnya, beda leluhurnya, beda pula tradisi dan tata cara penghormatannya. Bahkan aroma khas bunga serta  berbagai jenis dedaunan  tertentu sering menjadi penanda bau khas salah satu leluhur kita. Bila bau harum bunga tiba-tiba hadir di sekitar anda, kemungkinan besar ada salah satu leluhur anda yang hadir di dekat anda berada. Berikut baberapa ubo rampe dari berbagai macam bunga yang dapit kita nikmati pula keharumannya :
Kembang  Setaman
Uborampe ini sangat fleksibel, cakupannya luas dan dimanfaatkan dalam berbagai acara ritus dan kegiatan spiritual. Kembang setaman versi Jawa terdiri dari beberapa jenis bunga. Yakni, mawar, melati, kanthil, dan kenanga.
Adapun makna-makna bunga tersebut yang sarat akan makna filosofis adalah sbb :
1. Kembang KANTHIL, kanthi laku, tansah kumanthil
  Atau simbol pepeling bahwa untuk meraih ngelmu iku kalakone kanthi laku. Lekase kalawan kas, tegese kas iku nyantosani . Maksudnya, untuk meraih ilmu spiritual serta meraih kesuksesan lahir dan batin, setiap orang tidak cukup hanya dengan memohon-mohon doa. Kesadaran spiritual tak akan bisa dialami secara lahir dan batin tanpa adanya penghayatan akan nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari (lakutama atau perilaku yang utama). Bunga kanthil berarti pula, adanya tali rasa, atau tansah kumanthil-kanthil, yang bermakna pula kasih sayang yang mendalam tiada terputus. Yakni cirahan kasih sayang kepada seluruh makhluk, kepada kedua orang tuanya dan para leluhurnya. Bukankah hidup ini pada dasarnya untuk saling memberi dan menerima kasih sayang kepada dan dari seluruh makhluk. Jika semua umat manusia bisa melakukan hal demikian tanpa terkotak-kotak ragam “kulit” agama, niscaya bumi ini akan damai, tenteram, dan sejahtera lahir dan batinnya. Tak ada lagi pertumpahan darah dan ribuan nyawa melayang gara-gara masing-masing umat manusia (yang sesungguhnya maha lemah) tetapi merasa dirinya disuruh tuhan yang Maha Kuasa. Tak ada lagi manusia yang mengklaim diri menjadi utusanNya untuk membela tuhan Yang Maha Kuasa. Yaah, mudah-mudahan untuk ke depan tuhan tak usah mengutus-utus manusia membela diriNya. Kalau memang kita percaya kemutlakan kekuasaan Tuhan, biarkan tuhan sendiri yang membela diriNya, biarkan tuhan yang menegakkan jalanNya untuk manusia, pasti bisa walau tanpa adanya peran manusia! Toh tuhan maha kuasa, pasti akan lebih aman, tenteram, damai. Tidak seperti halnya manusia yang suka pertumpahan darah !! Seumpama membersihkan lantai dengan menggunakan lap yang kotor.
2. Kembang MLATHI, rasa melad saka njero ati.
Dalam berucap dan berbicara hendaknya kita selalu mengandung ketulusan dari hati nurani yang paling dalam. Lahir dan batin haruslah selalu sama, kompak, tidak munafik. Menjalani segala sesuatu tidak asal bunyi, tidak asal-asalan. Kembang melati, atau mlathi, bermakna filosofis bahwa setiap orang melakukan segala kebaikan hendaklah melibatkan hati (sembah kalbu), jangan hanya dilakukan secara gerak ragawi saja.
3. Kembang KENANGA, Keneng-a!
Atau gapailah..! segala keluhuran yang telah dicapai oleh para pendahulu. Berarti generasi penerus seyogyanya mencontoh perilaku yang baik dan prestasi tinggi yang berhasil dicapai para leluhur semasa hidupnya. Kenanga, kenang-en ing angga. Bermakna filosofis agar supaya anak turun selalu mengenang, semua “pusaka” warisan leluhur berupa benda-benda seni, tradisi, kesenian, kebudayaan, filsafat, dan ilmu spiritual yang banyak mengandung nilai-nilai kearifan lokal (local wisdom).
4. Kembang MAWAR, Mawi-Arsa
Dengan kehendak atau niat. Menghayati nilai-nilai luhur hendaknya dengan niat. Mawar, atau awar-awar ben tawar. Buatlah hati menjadi “tawar” alias tulus. Jadi niat tersebut harus berdasarkan ketulusan, menjalani segala sesuatu tanpa pamrih (tapa ngrame) sekalipun pamrih mengharap-harap pahala. Pahala tetap saja “upah” yang diharapkan datang dari tuhan apabila seseorang melakukan suatu perbuatan baik. Pamrih pahala ini tetap saja pamrih, berarti belum mencapai ketulusan yang tiada batas atau keadaan rasa tulus pada titik nihil, yakni duwe rasa, ora duwe rasa duwe (punya rasa tidak punya rasa punya) sebagaimana ketulusan tuhan/kekuatan alam semesta dalam melimpahkan anugrah kepada seluruh makhluk. Pastilah tanpa pamrih.
4.1. Mawar Merah
Mawar melambangkan proses terjadinya atau lahirnya diri kita ke dunia fana. Yakni lambang dumadine jalma menungsa melalui langkah Tiwikrama . Mawar merah melambangkan ibu. Ibu adalah tempat per-empu-an di dalam mana jiwa-raga kita diukir. Dalam bancakan weton dilambangkan juga berupa bubur merah (bubur manis gula jawa).
4.2. Mawar Putih
Mawar putih adalah perlambang dari bapa yang meretas roh kita menjadi ada. Dalam lingkup makrokosmos, Bapanya adalah Bapa langit, Ibunya adalah Ibu Bumi. Bapanya jiwa bangsa Indonesia, Ibunya adalah nusantara Ibu Pertiwi.  Keduanya mencetak “pancer” atau guru sejati kita. Maka, pancer kita adalah pancerku kang ana sa ngisore langit, lan pancerku kang ana sa nduwure bumi.  Sang Bapa dalam bancakan weton dilambangkan pula berupa bubur putih (santan kelapa). Lalu kedua bubur merah dan putih, disilangkan, ditumpuk, dijejer, merupakan lambang dari percampuran raga antara Bapa dan Ibu. Percampuran ragawi yang diikat oleh rasa sejati, dan jiwa yang penuh cinta kasih yang mulia, sebagai pasangan hidup yang seiring dan sejalan. Perpaduan ini diharapkan menghasilkan bibit regenerasi  yang berkwalitas unggul. Dalam jagad makro, keselarasan dan keharmonisan antara bumi dan langit menjadukan keseimbangan alam yang selalu melahirkan berkah agung, berupa ketentraman, kedamaian, kebahagiaan kepada seluruh penghuninya. Melahirkan suatu negeri yang tiada musibah dan bencana, subur makmur, gemah ripah loh jinawi, tata titi tentrem kerta raharja.
Kembang Telon
Terdiri tiga macam bunga. Bisa menggunakan bunga mawar putih, mawar merah, dan kanthil. Atau mawar, melati, kenanga. Atau mawar, melati, kantil. Telon berasal dari kata telu (tiga). Dengan harapan agar meraih tiga kesempurnaan dan kemuliaan hidup (tri tunggal jaya sampurna). Sugih banda, sugih ngelmu, sugih kuasa.
Kembang Boreh, Putihan
Terdiri dari tiga macam bunga yang berwarna putih. Yakni kanthil, melati, dan mawar putih. Ditambah dengan “boreh” atau parutan terdiri dua macam rempah; dlingo dan bengle. Agar segala sesuatu selalu dalam tindak tanduk, perilaku yang suci murni. Karena putih di sini melambangkan kesucian dan ketulusan hati. Kembang telon bermakna pula sebagai pengingat agar supaya kita selalu eling dan waspada.
Kembang Tujuh Rupa
Berupa kembang setaman ditambah jenis bunga-bunga lainnya sampai berjumlah 7 macam. Lebih sempurna bila di antara kembang tersebut terdapat kembang wora-wari bang. Atau sejenis bunga sepatu yang wujudnya tidak mekar, tetapi bergulung/gilig memanjang (seperti gulungan bulat memanjang berwarna merah). Ciri lainya jika pangkal bunga dihisap akan terasa segar manis.  Kembang tujuh rupa, dimaksudkan supaya apa yang sedang menjadi tujuan hidupnya dapat terkabul dan terlaksana. Tujuh (Jawa; pitu) bermakna sebuah harapan untuk mendapatkan pitulungan atau pertolongan dari tuhan yang Mahakuasa.
Rujak Degan
Atau rujak kelapa muda. Degan supaya hatinya legan, legowo. Seger sumringah, segar bugar dengan hati yang selalu sumeleh, lega lila lan legawa. Hatinya selalu berserah diri pada tuhan, selalu sabar, dan tulus.
Dlingo dan Bengle
Keduanya termasuk rempah-rempah, atau empon-empon. Bengle bentuk luarnya mirip jahe. Tetapi baunya sangat menyengat dan bisa membuat puisng. Sedangkan dalamnya berwarna kuning muda. Karena baunya yangmblenger sehingga di Indonesia jenis rempah ini tidak digunakan sebagai bumbu masak. Sebaliknya di negeri Thailand rempah ini termasuk sebagai bumbu masak utama. Entah apa sebabnya, bengle dan dlingo merupakan rempah yang sangat tidak disukai oleh bangsa lelembut. Sehingga masyarakat Jawa sering memanfaatkannya sebagai sarana penolak bala atau gangguan berbagai makhluk halus. Anda dapat membuktikannya secara sederhana. Bila ada orang gila yang dicurigai karena ketempelan mahluk halus, atau jika ada seseorang sedang kesurupan, coba saja anda ambil bengle, atau parutan bengle, lalu oleskan di bagian tubuhnya mana saja, terutama di bagian tengkuk. Anda akan melihat sendiri bagaimana reaksinya. Biasanya ia akan ketakutan atau berteriak histeris lalu sembuh dari kesurupan. Dalam tradisi Jawa, jika ada orang meninggal dunia biasanya disiapkan parutan bengle dicampur dengan sedikit air digunakan sebagai pengoles bagian belakang telinga. Gunanya untuk menangkal sawan.
Bahkan pengalaman saya pribadi, setiap hidung ini mencium bau bengle, menandakan ada seseorang yang berada di dekat saya waktu itu, yang akan meninggal dunia.
Dlingo bengle, walaupun keduanya sangat berbeda bentuk dan rupanya, tetapi baunya seolah matching, sangat serasi dan sekilas baunya hampir sama. Dlingo dan bengle ebrmanfaat pula sebagai sarana memasaang pagar gaib di lingkungan rumah tinggal. Dengan cara ; dlingo dan bengle ditusuk bersama seperti sate, lalu di tanam di setiap sudut pekarangan atau rumah.
Begitulah pelajaran berharga yang kini sering dianggap remeh bagi yang merasa diri telah suci dan kaya pengetahuan. Di balik semua itu sungguh memuat nilai adiluhung sebagai “pusaka” warisan leluhur, nenek moyang kita, nenek moyang bangsa ini sebagai wujud sikapnya yang bijaksana dalam memahami jagad raya dan segala isinya. Doa tak hanya diucap dari mulut. Tetapi juga diwujudkan dalam bergai simbol dan lambang supaya hakekat pepeling/ajaran yang ada di dalamnya mudah diingat-ingat untuk selalu dihayati dalam perilaku kehidupan sehari-hari. Ajaran adiluhung yang di dalamnya penuh arti, sarat dengan filsafat kehidupan. Kaya akan makna alegoris tentang moralitas dan spiritualitas dalam memahami jati diri alam semesta, jagad nusantara, serta jagad kecil yang ada dalam diri kita pribadi.
mekaten

@salam salim slamet
sebagian diambil dari http://sabdalangit.wordpress.com
Selengkapnya...

PERBUATAN BAIK TAK AKAN PERNAH SIA-SIA

Posted in By wilujeng 1 komentar

BERBUATLAH YANG TERBAIK
JANGAN PERNAH BERFIKIR MANFAAT ATAU TIDAK

Al kisah ada seorang dermawan yg berkeinginan untuk berbuat kebaikan.
Dia telah menyiapkan sejumlah uang yang akan dia berikan kepada beberapa orang yang ditemuinya. Pada suatu kesempatan dia bertemu dengan seseorang maka langsung saja dia menyerahkan uang yang dimilikinya kepada orang tersebut. Pada keesokan harinya tersiar kabar bahwa ada seseorang yang telah memberikan sejumlah uang kepada seorang penjahat beringas. Mendengar kbr ini si dermawan hanya mengatakan” Ya Tuhan aku telah memberikan uang ke pada seorang penjahat”
 
Di lain waktu, dia kembali bertemu dengan seseorang, si dermawan pada hari itu juga telah berniat untuk melakukan kebaikan. Ia dengan segera memberikan sejumlah uang kepada orng tersebut. Keesokan harinya tersiar kabar bahwa ada seseorang yang telah memberikan uang kpd seorang koruptor. Mendapat kabar ini si dermawan hanya berkata “Ya Tuhan aku telah memberikan uang kepada koruptor”.
 
Si dermawan ini tidak berputus asa, ketika dia bertemu dengan seseorang dengan segera dia menyerahkan sejumlah uang yang memang telah disiapkannya. Maka esok harinya pun tersiar kabar bahwa ada seseorang yang telah memberikan sejumlah uang kepada seorang kaya raya. Mendengar hal ini si dermawan hanya berkata. ” Ya Tuhan aku telah memberikan uang kepada penjahat, koruptor dan seorang yang kaya raya”.
Sekilas kita bisa menyimpulkan bahwa si dermawan ini adalah seorang yang “Ceroboh” Asal saja dia memberikan uang yang dimilikinya kepada orang yang tidak dikenalnya, padahal jika dia  lebih teliti maka niat baik nya itu bisa lebih berguna tersalurkan kepada orang yang memang membutuhkan.
Tapi ternyata suatu niat yg baik pasti akan berakhir dengan baik, pun begitu pula dengan “kecerobohan” si dermawan.
Uang yg diberikannya kepada sang penjahat ternyata mampu menyadarkannya bahwa di dunia ini masih ada orang baik, orang yg peduli dengan lingkungan sekitarnya. Penjahat ini bertobat dan menggunakan uang pemberian sang dermawan sebagai modal usaha. Sementara sang koroptor, uang cuma-cuma yg diterimanya ternyata menyentuh hati nuraninya yang selama ini telah tertutupi oleh keserakahan, dia menyadari bahwa hidup ini bukanlah tentang berapa banyak yang bisa kita dapatkan. Dia bertekad mengubah dirinya menjadi orang yang baik, pejabat yang jujur dan amanah. Sementara itu pemberian yg diterima oleh si kaya raya telah menelanjangi dirinya, karena selama ini dia adalah seorang yg kikir, tak pernah terbesit dalam dirinya untuk berbagi dengan orang lain, baginya segala sesuatu harus lah ada timbal baliknya. Dirinya merasa malu kepada si dermawan yang dengan kesederhananya ternyata masih bisa berbagi dengan orang lain.
 
Sahabat, tak akan ada yang berakhir dengan sia-sia terhadap sutau kebaikan. Karena kebaikan akan berakhir pula dengan kebaikan. Hidup ini bukanlah soal berapa banyak yang bisa kita dapatkan, tapi berapa banyak yang bisa kita berikan. Kiriman seorang sahabat

Sebagai tambahan kita baca kembali mutiara hikmah Al Qur'an “Hai orang-orang yang beriman, taatlah kalian kepada Allah, juga taatlah kalian kepada RasulNya, dan janganlah kalian mensia-siakan (pahala) amal kalian“. (Muhammad: 33)
@ salam salim slamet
Selengkapnya...

-KEN AROK BANYUMASAN-

Posted in By wilujeng 0 komentar

KEN AROK
lagenda yang hampir terulang di Banyumas

Banyumas mungkin berberapa ratus kilometer jauhnya dari Tumapel. Namun Ratusan kilometer tersebut mengisaratkan kisah yang sama. Metode, strategi maupun cara yang dikamulfasekan dalam pertemanan identik sama dengan cara-cara Ken Arok. Kenapa Banyumas bisa demikian, apakah Banyumas sudah hilang CABLAKAnya, atau hanya cablakanya saja sementara hatinya sudah tertutup kepentingan abadi sehingga tidak ada teman abadi. Sebelum kita berhembus ke Banyumas, mari kita renungkan dahulu kisah Ken Arok.

Ken Arok atau sering pula ditulis Ken Angrok (lahir:1182 – wafat: 1227/1247), adalah pendiri Kerajaan Tumapel (yang kemudian terkenal dengan nama Singhasari). Ia memerintah sebagai raja pertama bergelar Rajasa pada tahun 1222 – 1227 (atau 1247).
Menurut naskah Pararaton, Ken Arok adalah putra Dewa Brahma hasil berselingkuh dengan seorang wanita desa Pangkur bernama Ken Ndok. Oleh ibunya, bayi Ken Arok dibuang di sebuah pemakaman, hingga kemudian ditemukan dan diasuh oleh seorang pencuri bernama Lembong.
Ken Arok tumbuh menjadi pemuda yang gemar berjudi, sehingga membebani Lembong dengan banyak hutang. Lembong pun mengusirnya. Ia kemudian diasuh oleh Bango Samparan, seorang penjudi pula yang menganggapnya sebagai pembawa keberuntungan.(gambar dari sini)
Ken Arok tidak betah hidup menjadi anak angkat Genukbuntu, istri tua Bango Samparan. Ia kemudian bersahabat dengan Tita, anak kepala desa Siganggeng. Keduanya pun menjadi pasangan perampok yang ditakuti di seluruh kawasan Kerajaan Kadiri.
Akhirnya, Ken Arok bertemu seorang brahmana dari India bernama Lohgawe, yang datang ke tanah Jawa mencari titisan Wisnu. Dari ciri-ciri yang ditemukan, Lohgawe yakin kalau Ken Arok adalah orang yang dicarinya.

Merebut Tumapel
Tumapel merupakan salah satu daerah bawahan Kerajaan Kadiri. Yang menjadi akuwu (setara camat zaman sekarang) Tumapel saat itu bernama Tunggul Ametung. Atas bantuan Lohgawe, Ken Arok dapat diterima bekerja sebagai pengawal Tunggul Ametung.
Ken Arok kemudian tertarik pada Ken Dedes istri Tunggul Ametung yang cantik. Apalagi Lohgawe juga meramalkan kalau Ken Dedes akan menurunkan raja-raja tanah Jawa. Hal itu semakin membuat Ken Arok berhasrat untuk merebut Ken Dedes, meskipun tidak direstui Lohgawe.
Ken Arok membutuhkan sebilah keris ampuh untuk membunuh Tunggul Ametung yang terkenal sakti. Bango Samparan pun memperkenalkan Ken Arok pada sahabatnya yang bernama Mpu Gandring dari desa Lulumbang (sekarang Lumbang, Pasuruan), yaitu seorang ahli pembuat pusaka ampuh.
Mpu Gandring sanggup membuatkan sebilah keris ampuh dalam waktu setahun. Ken Arok tidak sabar. Lima bulan kemudian ia datang mengambil pesanan. Keris yang belum sempurna itu direbut dan ditusukkan ke dada Mpu Gandring sampai tewas. Dalam sekaratnya, Mpu Gandring mengucapkan kutukan bahwa keris itu nantinya akan membunuh 7 orang, termasuk Ken Arok sendiri.

Kembali ke Tumapel, Ken Arok menjalankan rencana liciknya. Mula-mula ia meminjamkan keris pusakanya pada Kebo Hijo, rekan sesama pengawal. Kebo Hijo dengan bangga memamerkan keris itu sebagai miliknya kepada semua orang yang ia temui, sehingga semua orang mengira bahwa keris itu adalah milik Kebo Hijo. Dengan demikian, siasat Ken Arok berhasil.
Malam berikutnya, Ken Arok mencuri keris pusaka itu dari tangan Kebo Hijo yang sedang mabuk arak. Ia lalu menyusup ke kamar tidur Tunggul Ametung dan membunuh majikannya itu di atas ranjang. Ken Dedes menjadi saksi pembunuhan suaminya. Namun hatinya luluh oleh rayuan Ken Arok. Lagi pula, Ken Dedes menikah dengan Tunggul Ametung dilandasi rasa keterpaksaan.
Pagi harinya, Kebo Hijo dihukum mati karena kerisnya ditemukan menancap pada mayat Tunggul Ametung. Ken Arok lalu mengangkat dirinya sendiri sebagai akuwu baru di Tumapel dan menikahi Ken Dedes. Tidak seorang pun yang berani menentang kepustusan itu. Ken Dedes sendiri saat itu sedang mengandung anak Tunggul Ametung.

Pada tahun 1222 terjadi perselisihan antara Kertajaya raja Kadiri dengan para brahmana. Para brahmana itu memilih pindah ke Tumapel meminta perlindungan Ken Arok yang kebetulan sedang mempersiapkan pemberontakan terhadap Kadiri. Setelah mendapat dukungan mereka, Ken Arok pun menyatakan Tumapel sebagai kerajaan merdeka yang lepas dari Kadiri. Sebagai raja pertama ia bergelar Sri Rajasa Bhatara Sang Amurwabhumi
Kertajaya (dalam Pararaton disebut Dhandhang Gendis) tidak takut menghadapi pemberontakan Tumapel. Ia mengaku hanya dapat dikalahkan oleh Bhatara Siwa. Mendengar sesumbar itu, Ken Arok pun memakai gelar Bhatara Siwa dan siap memerangi Kertajaya.
Perang antara Kadiri dan Tumapel terjadi di dekat desa Ganter. Pihak Kadiri kalah. Kertajaya diberitakan naik ke alam dewa, yang mungkin merupakan bahasa kiasan untuk mati.
Keistimewaaan Ken Arok
Nama Rajasa selain dijumpai dalam kedua naskah sastra di atas, juga dijumpai dalam prasasti Balawi yang dikeluarkan oleh Raden Wijaya, pendiri Majapahit tahun 1305. Dalam prasasti itu Raden Wijaya mengaku sebagai anggota Wangsa Rajasa.Raden Wijaya adalah keturunan Ken Arok.
 
Kesuksesan Ken Arok dalam mewujudkan ambisinya, ternyata berbuntut pada ambisi putera Tunggul Ametung, Anusapati, untuk membalas dendam dan merebut tahta kepemimpinan di Tumapel. Gayung pun bersambut, Anusapati behasil memperoleh keris Mpu Gandring yang pernah digunakan Ken Arok. Dengan keris itu Anusapati melakukan siasat-siasat jitu yang akhirnya berhasil merenggut nyawa Ken Arok. Pasca peristwa ini, putera Ken Arok yang bernama Tohjaya juga berambisi tidak jauh berbeda dengan Anusapati. Dengan keris Mpu Gandring yang berhasil ditemukannya, Tohjaya memperdaya dan menjebak Anusapati dalam keadaan yang melenakan. Sehingga, tanpa disadari sebelumnya, Anusapati terpaksa menghembuskan nafas terakhirnya ketika ditusuk oleh Tohjaya dengan keris Mpu Gandring pula.

Pemberontakan-pemberontakan yang terjadi di Kerajaan Tumapel (Singasari) pun menyisakan dendam kesumat di antara keturunan Ken Arok, Tunggul Ametung, Kertajasa (Raja Kediri yang dikalahkan Ken Arok). Mereka saling beradu strategi dan intrik-intrik politik lainnya, atas nama membalas dendam, perebutan kekuasaan, harta, dan perempuan. Dalam rentang waktu yang tidak terlalu lama, kematian-kematian mulai susul-menyusul, baik raja, pemerintah, maupun rakyat kecil yang tidak mengerti akar permasalahan yang terjadi.

Dendam kesumat yang tersulut sejak kematian Tunggul Amtung tersebut tidak hanya berhenti dimasa kejayaan Singasari. Koflik berdarah selalu muncul hingga zaman Jawa Islam dan melibatkan orang-orang yang sama sekali tidak ada hubungan darah (keturunan) dengan Ken Arok atau Tunggul Ametung. Selain itu, konflik yang menyisakan catatan kematian demi kematian itu menjalar hingga ke Makassar. Di atas tanah itulah Pangeran Diponegoro bersama keluarga dan pengikutnya dibuang oleh Belanda sebagai hukuman terhadap mereka yang memberontak. Sungguh menyedihkan.

Sebagai pengeling-eling di Banyumas tanpa harus saya sebutkan dimana tepatnya hal itu terjadi., bagai mana intriknya Dendam itu masih mewabah mewarnai kehidupan rakyat Banyumas yang bangga dengan cablakanya. Cablaka yang kini telah memuai menjadi CELAKA bagi penggunanya, ketika disampingnya adalah Ken Arok bertampang BAWOR. Cablaka yang bermaksud sebagai kemerdekaan berbicara apa adanya telah menikam penggunanya. Harga Cablaka menjadi lebih dimaknai omong kosong, padahal cablaka yang dimaksud adalah kejujuran, ungkapan hati yang dimanifestasikan dalam getar dan suara.

Oalah Banyumas, walaupun aku tidak lahir disini, aku terlanjur jatuh cinta kepadamu. Hari ini mungkin Ken Arok sedang silaturrahmi disini, menikam lalu sembunyi dan menuduh orang lain. Tapi yang saya harapkan Ken Arok Datang kesini menularkan kecerdasan dan keberanian bukan kelicikannya.

DARI BERBAGAI SUMBER
untuk saudaraku, hati-hatilah memilih teman.
@salam, salim, slamet

0 Tang

Selengkapnya...

DIAM

Posted in By wilujeng 0 komentar

DIAM
Ketika suatu saat ditanya seorang sahabat saya hanya menjawab dengan bahasa kalbu, diam tutup mulut. tanpa suara.  Banyak arti dalam diam saya, karena kebodohan saya mungkin., atau juga memelihara lisan yang sedang sariawan karena banyak berkata kotor. Tapi silahkan anda artikan mengapa saya diam.
Jenis-jenis Diam
  • Diam Bodoh karena memang tidak tahu apa yang harus dikatakan. Hal ini bisa karena kekurangan ilmu pengetahuan dan ketidakmengertiannya, atau kelemahan pemahaman dan alasan ketidakmampuan lainnya. Namun diam ini jauh lebih baik dan aman daripada memaksakan diri bicara sok tahu.
  •  Diam Malas, Diam jenis merupakan keburukan, karena diam pada saat orang memerlukan perkataannya, dia enggan berbicara karena merasa sedang tidak mood, tidak berselera atau malas.
  •  Diam Sombong, Ini pun termasuk diam negatif karena dia bersikap diam berdasarkan anggapan bahwa orang yang diajak bicara tidak selevel dengannya.
  •  Diam Khianat, Ini diamnya orang jahat karena dia diam untuk mencelakakan orang lain. Diam pada saat dibutuhkan kesaksian yang menyelamatkan adalah diam yang keji.
  •  Diam Marah, Diam seperti ini ada baiknya dan adapula buruknya, baiknya adalah jauh lebih terpelihara dari perkataan keji yang akan lebih memperkeruh suasana. Namun, buruknya adalah dia berniat bukan untuk mencari solusi tapi untuk memperlihatkan kemurkaannya, sehingga boleh jadi diamnya ini juga menambah masalah.
  •  Diam Utama (Diam Aktif) Yang dimaksud diam keutamaan adalah bersikap diam hasil dari pemikiran dan perenungan niat yang membuahkan keyakinan bahwa engan bersikap menahan diri (diam) maka akan menjadi maslahat lebih besardibanding dengan berbicara.
Keutamaan Diam Aktif
  • Hemat Masalah, Dengan memilih diam aktif, kita akan menghemat kata-kata yang berpeluang menimbulkan masalah.
  •  Hemat dari Dosa, Dengan diam aktif maka peluang tergelincir kata menjadi dosapun menipis, terhindar dari kesalahan kata yang menimbulkan kemurkaan Allah.
  •  Hati Selalu Terjaga dan Tenang, Dengan diam aktif berarti hati akan terjaga dari riya, ujub, takabbur atau aneka penyakit hati lainnya yang akan mengeraskan dan mematikan hati kita.
  •  Lebih Bijak, Dengan diam aktif berarti kita menjadi pesdengar dan pemerhati yang baik, diharapkan dalam menghadapi sesuatu persoalan, pemahamannya jauh lebih mendaam sehingga pengambilan keputusan pun jauh lebih bijak dan arif.
  •  Hikmah Akan Muncul, Yang tak kalah pentingnya, orang yang mampu menahan diri dengan diam aktif adalah bercahayanya qolbu, memberikan ide dan gagasan yang cemerlang, hikmah tuntunan dari Allah swtakan menyelimuti hati, lisan, serta sikap dan perilakunya.
  •  Lebih Berwibawa, Tanpa disadari, sikap dan penampilan orang yang diam aktif akan menimbulkan wibawa tersendiri. Orang akan menjadi lebih segan untuk mempermainkan atau meremehkan.
Selain itu, diam aktif merupakan upaya menahan diri dari beberapa hal, seperti:

1. Diam dari perkataan dusta
2. Diamdari perkataan sia-sia
3. Diam dari komentar spontan dan celetukan
4. Diam dari kata yang berlebihan
5. Diam dari keluh kesah
6. Diam dari niat riya dan ujub
7. Diam dari kata yang menyakiti
8. Diam dari sok tahu dan sok pintar

Mudah-mudahan kita menjadi terbiasa berkata benar atau diam. Semoga pula Allah ridha hingga akhir hayat nanti, saat ajal menjemput, lisan ini diperkenankan untuk mengantar kepergian ruh kita dengan sebaik-baik perkataan yaitu kalimat tauhiid “laa ilaha illallah” puncak perkataan yang menghantarkan ke surga. Aamiin(sebagian dari  Aa Gym)

kadang diamku membawa masalah,
kadang diamku malah menyekutukan
kadang diamku menyembunyikan sesuatu dalam perutku

@ salam salim slamet
Selengkapnya...

- memulai sesuatu dengan sesuatu -

Posted in By wilujeng 2 komentar

MEMULAI SESUATU DENGAN SESUATU

Pada mulanya kita tidak dapat memahami kapan sesuatu itu dimulai, seperti kapan Tuhan menciptakan kita. Kemudian Tuhan memberikan kabar kepada kita kapan kita diciptakan. Sebagai makhluk tentu kita sadar kapan kita mulai ada dan kapan kita tidak ada. Hanya Tuhan yang tidal ada awalnya dan tiada akhirnya, atau Yang Maha Mula tanpa permulaan dan Maha Akhir namun tiada berakhir.

Kita tidak mungkin menyamai Tuhan, karena kita ada permulaannya dan sudah tentu akan ada akhirnya. Namun kita tentu menginginkaan sesuatu permulaan kehidupan kita dengan sebaik yang kita inginkan. Misalnya kita menginginkan awal kerja atau usaha kita menjadi lebih baik dan kelak ketika berakhir pun akan mendapatkan sesuatu yang baik pula.

Agar mendapat sesuatu yang baik maka kita harus memulai sesuatu dengan hal baik pula. Maka mulai sekarang biasakanlah pada mulanya sesuatu aktifitas atau usaha kita dengan doa dan harapan yang baik, karena doa kita adalah asa kita untuk mencapai sesuatu, usaha kita adalah doa sebenarnya kita untuk sesuatu itu. Untuk menambah kebingungan kita tentang sesuatu maka doa anda tentu kami harapkan karena kami akan memulai sesuatu dengan sesuatu, suatu saat akan datang sesuatu kepada anda dan kami.

"............segala puji bagi Sesuatu
yang telah menjalankan sesuatu tanpa sesuatu
kumulai sesuatu ini dengan sesuatu
dengan harapan Sesuatu itu menghampiriku
doaku pada Sesuatu tanpa sesuatu
ketika aku mulai sesuatu dengan sesuatu.............."

@salam, salim, slamet






Selengkapnya...

-lebaran,kemenangan atau genderang perang-

Posted in By wilujeng 2 komentar

lebaran
-kemenangan atau genderang perang-

Kata Nabi sewaktu datang sebuah hari raya "Hari Lebaran Hanya Bagi Orang Yang Sempurna Puasanya dan Diampuni Dosanya. Hari Ini Kita Lebaran, Besok Juga Kita Lebaran dan Tiap Hari Tanpa Maksiat Kepada Allah SWT Itulah Hari Lebaran"

Lebaran (Iedul Fitri atau Iedul adha) seperti layaknya sebagian terbesar kita merayakannya sebagai hari kemenangan. Pertanyaannya adalah kemenangan dari apa? Pernahkah anda berperang? Melawan apa?. Jika kita Lebaran (Khususnya Iedul Fitri) kita merasa puasa itu berperang, apakan benar puasa kita sebenarnya puasa, sehingga puasa kita bisa mengalahkan hawa nafsu kita hingga meningkatkan kadar kesabaran kita, lalu mengkristal menjadi rasa Iman dan Taqwa kita kepada Allah SWT. Apakah juga puasa kita menjadi puasa yang meningkatkan rasa kemanusiaan kita.

Sebagai kaca kita, lebaran kita selama ini cenderung kearah pesta kemenangan manusia tak beradab. Tengoklah disana, sebuah pesta yang mengatasnamakan kemenangan justru menyakiti orang lain,Semisal membunyikan mercon yang tidak pada tempatnya, belebihan belanja, berlebihan makanan sehingga mubadzir, bahkan ada sebagian yang merayakan dengan pesta, berjoget hingga mabuk.

Lebaran bagi kita harusnya bukan hari kemenangan, tapi sebuah genderang perang melanjutkan genderang perang puasa kita.  Lebaran harusnya REHAT untuk melanjutkan puasa kita.
Kemenangan kita harusnya juga kemenangan orang lain, bukankah tidak enak berpesta sendirian.....
masih bersambung....

@salam, salim, slamet


Selengkapnya...

-Test Apakah Anda Terserang Penyakit Alzeimer-

Posted in By wilujeng 1 komentar

-Test Apakah Anda Terserang Penyakit Alzeimer-

Penyakit Alzheimer bukannya ‘kekanak-kanakan karena usia tua’ yang sekadar suatu proses penuaan. Sebaliknya, adalah sejenis masalah kesehatan yang amat menyiksa dan perlu diberikan perhatian. Penyakit Alzheimer adalah penyakit yang sering menimpa orang – orang hebat dan terkenal, contohnya saja Enid Blyton, Charles Bronson, Wistin Churchill, dan Ronald Reagan.
Anda tahu ALZHEIMER atau pikun. Nah, ada test kecil berikut penjelasannya (jangan menggunakan bantuan cursor anda!!!)

1. Temukan huruf “C” di bawah. Jangan gunakan bantuan cursor.

OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O
OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O
OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O
OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O
OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O
OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O
OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO COOOOOOOOOOOOOO O
OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O
OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O
OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O
OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O

2. Jika anda telah menemukan huruf “C”, sekarang temukan angka “6″ di bawah.

9999999999999999999 9999999999999999 999999999999999 99999999999999999
9999999999999999999 9999999999999999 999999999999999 99999999999999999
9999999999999999999 9999999999999999 999999999999999 99999999999999999
9999699999999999999 9999999999999999 999999999999999 99999999999999999
9999999999999999999 9999999999999999 999999999999999 99999999999999999
9999999999999999999 9999999999999999 999999999999999 99999999999999999

3. Sekarang temukan huruf “N” di bawah. Ini agak lebih sulit.

MMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMM MNMMMM
MMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMM
MMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMM
MMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMM
MMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMM

4. Sekarang temukan huruf “O” di bawah. Ini agak lebih sulit.

QQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQ QQQQQQQQQQQQQQQQ QQQQQQQQQQQQQQQQQQQ QQQQQQ QQQQQQQQQQQ
QQQQQQQQQQQQQQQQ QQQQQQQQQQQQQQQQQQQ QQQQQQ QQQQQQQQQQQ QQQQQQQQQQQQQQQQ QQQQQQQQQQQQQQQQQQQ QQQQQQ QQQQQQQQQQQ
QQQQQQQQQQQQQQQQ QQQQQQQQQQQOQQQQQQQ QQQQQQ QQQQQQQQQQQ
QQQQQQQQQQQQQQQQ QQQQQQQQQQQQQQQQQQQ QQQQQQ QQQQQQQQQQQ QQQQQQQQQQQQQQQQ QQQQQQQQQQQQQQQQQQQ QQQQQQ QQQQQQQQQQQ

5. Sekarang temukan huruf “I” di bawah. Ini agak lebih sulit.

LLLLLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLL
LLLLLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLL
LLLLLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLLL
LLLLLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLL
LLLLLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLLL LLLL LLLLLLLLLL
LLLLLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLLL
LLLLLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLLLI LLLLLLLLLLLLLLLLLLL
LLLLLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLL LL

Jika anda bisa melewati 3 test ini, maka anda bisa batalkan rencana kunjungan ke ahli neurologi
Otak anda masih baik dan jauh dari penyakit Alzheimer. Selamat !
dipun copas saking mriki

@ salam salim slamet
Selengkapnya...

-BAHASA TUBUH-

Posted in By wilujeng 0 komentar

BAHASA TUBUH
 (dari tubuh turun ke hati)

Bahasa adalah penggunaan kode yang merupakan gabungan fonem sehingga membentuk kata dengan aturan sintaks untuk membentuk kalimat yang memiliki arti. Bahasa manusia yang berbeda-beda menyebabkan manusia mencoba untuk mengungkapkannya dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan menggunakan komputer untuk menerjemahkan satu bahasa ke bahasa lainnya. Perangkat demikian dikenal sebagai "Mesin Penerjemah".

Mesin Penerjemah merupakan hal yang sangat diidam-idamkan oleh para pakar komputer sejak awal. Pada mulanya mereka memperkirakan, bahwa hal tersebut dapat dilakukan dengan mudah. Akan tetapi, hal tersebut ternyata sulit dalam pelaksanaannya, sehingga para pakar komputer tersebut putus asa. Meskipun demikian, di masa sekarang ini beberapa perangkat penerjemah telah dijual secara komersial di pasaran.

Dari Kompas.com menyatakan bahasa tubuh akan mengirimkan sinyal kepada pikiran bawah sadar lawan bicara. Lewat bahasa tubuh, tabir perasaan lawan bicara akan tersibak. Kita bisa mempelajari bahasa tubuh lawan bicara. Purnawan E. Andoko dari Wellness World memberi rahasianya:   

Bahasa Kepala
- Condong ke arah Anda: tertarik, setuju.
- Menjauh secara mendadak: curiga, tidak percaya.
- Topang dagu: bosan.
- Mengangguk: setuju.
- Banyak menoleh: tidak sabar, ingin menyudahi pembicaraan.

Bahasa Mata
- 60 persen menatap langsung: tertarik.
- 80 persen tatapan langsung: tertarik secara seksual.
- 100 persen tatapan langsung: perlawanan.
- Penghindaran tatapan: me¬nyem¬bunyikan sesuatu.
- Lensa mata membesar: sangat tertarik.
- Tatapan jatuh ke bawah dan melirik ke kiri/kanan: tertarik pada Anda.
- Lirik kanan/kiri langsung: bosan.
- Kedipan cepat: tidak setuju.

Bahasa Tangan
- Telapak terbuka ke atas: jujur terbuka.
- Telapak di saku atau tertutup: menyembunyikan sesuatu.
- Mengepal: tegang, tidak nyaman, marah.
- Menutup mulut/hidung: indikasi berbohong.
- Membentuk kerucut: percaya diri atau yakin.
- Tangan di atas meja: siap untuk setuju.
- Jari mengetuk-ngetuk: bosan atau ingin bicara.

Gerakan Lain
- Dada atau pinggul didekatkan: tertarik secara seksual.
- Kaki mengetuk lantai: ingin bicara atau bosan.

Nada atau Kecepatan Bicara
- Lambat dan nada akhir turun: yakin dan menguasai.
- Penekanan kata: otoritatif.
- Nada dan kecepatan meninggi: emosi, tegang, atau menyembunyikan sesuatu.

Bahasa Penolakan
- Kaki atau tangan bersilang.
- Melirik ke kiri/kanan, kepala menoleh ke kiri atau kanan.
- Tatapan langsung minimal.
- Mengetukkan jari atau kaki. Arah kaki tidak kepada Anda.
- Postur tubuh tertutup.

Bahasa Keterbukaan
- Tatapan langsung banyak dengan lensa mata membesar.
- Tangan menangkup membentuk menara.
- Arah kaki kepada Anda.
- Postur tubuh terbuka.

Bahasa Siap Menerima
- Kontak mata lebih 60 persen dan banyak senyum lepas.
- Tubuh atau kepala mencondong kepada Anda.
- Banyak anggukan dan wajah menghadap langsung ke Anda.
- Tangan terbuka di atas meja.

Bahasa Curiga
- Postur tubuh tertutup
- Tangan berada di saku atau posisi menyilang.
- Tatapan melalui sudut mata (lirikan) berulang kali.
- Arah kaki menyerong.

Bahasa Tidak Jujur
- Banyak menatap ke samping khususnya pada bagian kata atau kalimat bohong.
- Tangan sering menutup mulut atau hidung, atau meraba hidung atau telinga.
-  Postur tidak nyaman.

Terlepas bagaimana pendapat orang, bagaimana kita dapat menjelaskan dengan bahasa tubuh kita agar orang lain dapat memahami keinginann kita.. Akan menjadi sangat susah ketika kita harus mengungkapkan sesuatu, yang sangat pribadi. Berikut contoh beberapa bahasa yang sangat susah diungkapkan dengan bahasa tubuh :
  1. Bahasa tubuh seperti apa yang akan kita ungkapkan ketika kita mau berhutang.
  2. Kebelet BAB, bagaimana cara mengungkapkan dengan bahasa tubuh ketika dalam acara makan-makan.
  3. Kekenyangan padahal disamping kita ada orang kelaparan, bagai mana cara mengungkapkan.
  4. Menahan tawa dalam suasana duka, bagaimana lagi ini.
  5. Atau mungkin anda punya cerita lain, silahkan kirim mail........
Selengkapnya...

Design by: WPYAG
Blogger Template by Anshul | Funny Pictures.